Bahasa Pemodelan Terpadu (UML) menyediakan cara standar untuk memvisualisasikan, menentukan, membangun, dan mendokumentasikan artefak dari suatu sistem perangkat lunak. Namun, kumpulan diagram dan notasi standar sering kali memerlukan penyesuaian agar sesuai dengan domain, industri, atau gaya arsitektur tertentu. Di sinilah konsep Profil UML menjadi sangat penting. Sebuah profil memungkinkan para pemodel untuk memperluas metamodel UML tanpa mengubah standar itu sendiri. Panduan ini mengeksplorasi mekanisme, struktur, dan penerapan praktis memperluas UML standar dengan diagram profil.











